CAREER DETAIL

Planning & Schedulling Engineer

Qualification

  • Pendidikan : S1 Teknik Sipil (Struktur).

  • Pengalaman Kerja Sesuai Keahlian: 5 tahun sebagai Engineer atau 3 tahun sebagai FC/SM dengan maksimum usia 40 tahun

  • Sertifikasi Keahlian: SKK (jika ada)

  • Keterampilan: Ms Office, Software Keteknikan Terkait, Ms Project, Primavera

  • Kemampuan Bahasa Inggris: Good oral and written communication.

  • Memiliki integritas, sikap bertanggung jawab, motivasi & komitmen yang tinggi, dapat bekerja dalam tim, serta kemampuan berkomunikasi yang baik.

Job Description

  • Menyusun, mengembangkan, dan memperbarui Master Schedule/Program proyek berdasarkan lingkup pekerjaan yang telah disetujui.

  • Membuat detailed schedule untuk setiap paket pekerjaan, termasuk hubungan ketergantungan antar aktivitas (dependencies) serta jalur kritis (Critical Path Method/CPM).

  • Menyusun baseline jadwal proyek sebagai acuan pengendalian waktu. Memantau perkembangan pekerjaan lapangan dibandingkan dengan baseline.

  • Menyusun variance analysis (analisis deviasi) atas keterlambatan dan memberikan rekomendasi mitigasi/percepatan.

  • Mengelola look-ahead schedule (2–4 minggu ke depan) untuk mendukung pelaksanaan konstruksi.

  • Menyusun laporan kemajuan mingguan dan bulanan terkait status jadwal, keterlambatan, serta proyeksi penyelesaian (forecast completion date).

  • Menghasilkan analisis grafik seperti S-Curve,) untuk memantau kinerja waktu.

  • Memberikan masukan kepada Team Leader terkait potensi risiko keterlambatan dan langkah mitigasinya.

  • Bekerja sama dengan Quantity Surveyor (QS) untuk mengintegrasikan jadwal dengan aspek biaya (time–cost integration).

  • Berkoordinasi dengan MEP Engineer, QA/QC, dan HSE agar jadwal konstruksi sejalan dengan kebutuhan teknis, mutu, dan keselamatan kerja.

  • Memberikan informasi penjadwalan kepada kontraktor dan konsultan desain untuk sinkronisasi rencana kerja.

  • Mendukung Team Leader dalam penyusunan laporan manajemen proyek kepada SCS/PMO.

  • Mengidentifikasi potensi risiko yang berdampak pada keterlambatan proyek.

  • Menyusun mitigation plan dan skenario alternatif penyelesaian.

  • Menganalisis klaim keterlambatan dari kontraktor dan memberikan rekomendasi teknis terkait Extension of Time (EOT).

  • Mengevaluasi dampak perubahan desain, instruksi lapangan, maupun variasi pekerjaan terhadap jadwal.

  • Memelihara database jadwal proyek menggunakan perangkat lunak manajemen proyek (misalnya Primavera P6 atau MS Project).

  • Menyimpan catatan seluruh perubahan jadwal dan persetujuan yang terkait.

  • Menyusun schedule reports dan dashboard yang ringkas dan mudah dipahami oleh manajemen.

Bio Applicants